Seorang pria membunuh tunawisma dengan ular kobra demi klaim asuransi senilai Rp70 miliar (Foto: Reuters(
Anton Suhartono

NEW DELHI, iNews.id - Kepolisian India menangkap lima orang atas berbagai tuduhan, termasuk membunuh seorang tunawisma menggunakan ular kobra demi keuntungan ekonomi. Identitas korban tewas diganti menggunakan nama salah satu pelaku sehingga bisa mendapatkan uang asuransi.

Seorang pelaku, Prabhakar Bhimaji Waghchaure (54) dari Ahmednagar, Maharashtra, memalsukan kematiannya. Dia dan orang lainnya membunuh seorang tunawisma, lalu identitas korban diganti sebagai Waghchaure. Dengan begitu, pelaku bisa mengklaim asuransi 5 juta dolar AS atau sekitar Rp70 miliar dari perusahaan asuransi Amerika Serikat (AS). 

Seorang keponakan Waghchaure, Praveen, serta satu orang penduduk lokal, Harshad Lahamge, terlibat dalam kasus ini. Mereka mengidentifikasi korban tewas sebagai Waghchaure yang diskenariokan baru pulang dari AS.

Laporan medis menyebutkan gigitan ular sebagai penyebab kematian tunawisma tesebut dan jenazahnya diserahkan kepada Praveen untuk upacara pemakaman.

Kasus ini terungkap setelah pejabat perusahaan asuransi yang menyelidiki klaim tersebut meminta informasi lebih lanjut tentang kematian pria 54 tahun itu. Petugas asuransi mengunjungi rumah Waghchaure dan memintai keterangan tetangga sekitar.  Seorang tetangga mengatakan tidak pernah mendengar ada penduduk tewas akibat gigitan ular, meski mereka melihat ada ambulans saat insiden terjadi. Sejak itu polisi terlibat dalam penyelidikan.

Petugas lalu melacak keberadaan kerabat Waghchaure namun gagal mendapatkannya. Setelah itu polisi melacak nomor telepon Waghchaure dan mendapati yang bersangkutan masih hidup.

Pejabat kepolisian setempat Manoj Patil mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan ini bukan kali pertama Waghchaure memalsukan kematian untuk mengklaim asuransi.

“Penyelidik klaim asuransi mulai menggali jauh dalam klaim kematian Waghchaure karena dia secara curang mengklaim kematian istrinya untuk asuransi jiwa pada 2017. Istrinya masih hidup, Waghchaure dan komplotan lainnya membuat rencana yang rumit. Penyelidikan mengungkap mereka membeli seekor kobra. Mereka menemukan orang miskin dengan penampilan mirip dengan Waghchaure lalu membunuhnya dengan gigitan kobra. Waghchaure menyamar sebagai keponakannya Praveen dan melaporkan kematian akibat gigitan ular tersebut," kata Manoj, dikutip dari Daily Star.

Sementara tunawisma yang tewas diidentifikasi sebagai Navnath Yashwant Aanap (50). Korban sempat dipaksa menemani Waghchaure ke daerah terpencil, di mana seorang pawang ular bernama Harish Kulal mengarahkan peliharannya untuk menggigit Aanap di jari kaki.

Jenazahnya kemudian dibawa ke rumah Waghchaure, lalu tersangka memanggil ambulans.


Editor : Anton Suhartono

BERITA TERKAIT