Keluarganya Dihina di Twitter, Erdogan Ancam Perketat Kontrol Media Sosial

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan (Foto: AFP)

"Apakah Anda melihat mengapa kami menentang media sosial seperti YouTube, Twitter, dan Netflix. Untuk menghilangkan amoralitas ini. Mereka tidak memiliki moral," kata Erdogan, dalam pidato melalui konferensi video kepada para pejabat partai berkuasa, dikutip dari AFP, Rabu (1/7/2020).

"Kami tidak ingin mengalami dan melihat perkembangan yang tidak sesuai dengan (moral) bangsa ini," ujarnya, lagi.

Dia melanjutkan, masalah ini akan dibawa ke parlemen untuk mengusulkan pengontrolan lebih ketat terhadap media sosial.

Turki pernah memblokir Twitter dan YouTube pada 2014 terkait rekaman audio tuduhan skandal korupsi terhadap Erdogan, saat itu masih menjadi perdana menteri.

Erdogan juga punya pengalaman buruk dengan Twitter Facebook pada 2013, dua platform itu digunakan oleh kelompok antipemerintah sebagai media propaganda.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Medsos yang Dilarang untuk Anak-Anak di Inggris, TikTok hingga Instagram!

57 tahun lalu

Tak Hanya Melarang Medsos, Inggris Perketat Penggunaan AI bagi Anak dan Remaja

57 tahun lalu

Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

57 tahun lalu

Hoaks! Jubir Kementerian ESDM Bantah Isu Masyarakat Diminta Pakai Solar saat Harga Pertamax Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal