Kena Bom, 3 Tentara Israel Tewas dalam Pertempuran di Rafah

Anton Suhartono
Tiga tentara Israel tewas dalam pertempuran sengit dengan pejuang Hamas di Rafah, Gaza selatan (Foto: Reuters)

Serangan itu justru dilakukan 2 hari setelah Mahkamah Internasional (ICJ) memerintahkan Israel untuk menghentikan operasi ke Rafah. Ini merupakan pembangkangan terang-terangan Israel terhadap perintah pengadilan tertinggi PBB tersebut.

Sekutu dekat Israel, Amerika Serikat (AS) mengutuk serangan di Rafah, namun tak akan mengubah kebijakannya dalam mendukung negara Yahudi tersebut.

Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby menegaskan pemerintah mengutuk hilangnya nyawa warga sipil Palestina, namun memberi kesempatan kepada Israel terus menyelidiki serangan tersebut.

“Kami tidak ingin melihat satu pun nyawa tak berdosa terenggut dan saya agak tersinggung dengan pertanyaan itu,” kata Kirby, dikutip dari Anadolu.

Dia menambahkan Presiden Joe Biden juga melihat video dan foto yang beredar sebelum menbuat pertimbangan untuk mengubah kebijakan.

“Kita tak menutup mata dengan kejadian ini, juga bukan sesuatu yang kita abaikan atau biarkan untuk menyampaikan kepada teman-teman Israel akhir pekan ini sebagai akibat dari serangan tersebut. Sekarang mereka sedang menyelidikinya. Jadi mari kita beri mereka kesempatan menyelidiki dan melihat apa yang mereka hasilkan,” ujarnya, lagi.

Namun dia menegaskan dukungan AS terhadap perang Israel di Jalur Gaza tidak akan berubah. Dia beralasan serangan Israel sejauh ini bukan operasi darat besar-besaran yang menjadi garis merah dari Biden.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
59 menit lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
2 jam lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Internasional
6 jam lalu

Geger, Elon Musk Ngaku Tak Bahagia meski Berharta Rp14.300 Triliun Lebih

Internasional
6 jam lalu

Perundingan Nuklir dengan AS, Menlu Iran Araghchi: Awal yang Baik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal