Kepala Kepolisian Cile Mundur gara-gara Aparat Tembak 2 Remaja

Ahmad Islamy Jamil
Kepala Kepolisian Cile, Mario Rozas (tengah), mengumumkan pengunduran diri di Santiago, Kamis (19/11/2020). (Foto: AFP)

Ombudsman Anak Cile, Patricia Munoz, mengecam polisi karena menggunakan senjata api dengan cara yang sangat tidak adil dan berlebihan.

“Situasi ini adalah satu lagi manifestasi dari kengerian kekerasan negara yang dilakukan oleh lembaga yang memiliki kewajiban untuk melindungi anak dan remaja, malah menyerang mereka dengan cara yang tidak tepat dan tidak semestinya,” kata Munoz.

Insiden penembakan itu juga dikecam oleh UNICEF cabang Cile.

“Tidak ada situasi yang membenarkan penggunaan senjata api oleh Carabineros (Kepolisian Cile) untuk menahan insiden yang melibatkan anak di bawah umur, terutama jika mereka berada di bawah perlindungan negara,” kata badan PBB itu.

Wakil Kepala Kepolisian Cile, Jenderal Ricardo Yanez, ditunjuk untuk menggantikan Rozas.

Protes antipemerintah di Cile yang dimulai pada Oktober 2019 dan berkecamuk selama berbulan-bulan, menewaskan lebih dari 30 orang. Selain itu, ada ribuan orang lainnya luka-luka, termasuk ratusan orang yang menderita luka mata serius setelah terkena peluru yang ditembakkan polisi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 hari lalu

Kaca di Gedung BGN Pecah, Polisi Pastikan Bukan karena Ditembak

7 hari lalu

Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua Tengah, DPR: Usut Tuntas!

9 hari lalu

Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pilot hingga Tewas di Papua Pegunungan

10 hari lalu

Ngeri! Baku Tembak 2 Kelompok Pemuda di Mal, 2 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal