Kepsek Bunuh Murid Kelas 1 SD karena Menolak Diperkosa, Buang Mayat Korban di Sekolah

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi pelaku pembunuhan ditangkap polisi. (Foto: Arsip)

NEW DELHI, iNews.id - Polisi India menangkap seorang kepala sekolah atas kematian seorang murid perempuan berumur 6 tahun di Distrik Dahod, Negara Bagian Gujarat. Kepsek tersebut diduga mencekik bocah itu hingga tewas karena korban melawan saat hendak diperkosa.

Pelaku kemudian membuang jasad korban di halaman sekolah. Sementara, tas dan sepatu bocah itu dibuang di dekat ruang kelas. Kepsek cabul dan sadis itu diketahui bernama Govind Natt, berusia 55 tahun.

Perwira polisi senior Rajdeep Singh Jhala mengatakan, jasad korban ditemukan di lingkungan sekolah pada Kamis (19/9/2024) malam. Penduduk sekitar sekolah pun gempar. Hasil autopsi mengungkapkan bahwa gadis itu mati lemas. 

Polisi lalu membentuk 10 tim untuk menyelidiki kasus pembunuhan murid kelas 1 SD tersebut. Ibu korban mengatakan kepada polisi bahwa dia pergi ke sekolah bersama kepala sekolah, Govind Natt, setiap hari. Ketika polisi berbicara kepadanya, kepsek itu mengatakan bahwa dia telah mengantar gadis itu ke sekolah dan pergi untuk bekerja.

Akan tetapi, polisi meragukan keterangan guru itu. Ketika mereka memeriksa detail lokasi telepon Govind Natt pada hari kejadian, ditemukan bahwa dia terlambat sampai sekolah hari itu. Ketika dia diinterogasi, kepsek itu akhirnya mengakui kejahatan keji yang diperbuatnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
7 jam lalu

Pesawat Air India Bawa 145 Orang Terjun 90 Meter dalam Sekejap, Pilot Ternyata Positif Ganja

3 hari lalu

Kelakuan Saepul usai Mutilasi Pria di Depok, Jual Motor dan HP Korban di Facebook

5 hari lalu

Kematian Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus Febrie Dilaporkan ke Bareskrim, Dugaan Pembunuhan

5 hari lalu

Motif Saepul Mutilasi Pria di Depok Terbongkar, Ingin Kuasai Harta Korban

6 hari lalu

Saepul Jadi Tersangka Mutilasi Pria di Depok, Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal