Kerangka Perempuan dari 5.000 Tahun Silam Ditemukan di Jerman, Dinamai Nyonya Bietikow

Ahmad Islamy Jamil
Kerangka manusia dari Periode Neolitik yang ditemukan di wilayah Uckermark, Jerman. (Foto: AFP)

Selama Periode Neolitik, manusia pertama kali memasukkan biji-bijian ke dalam daftar makanan mereka. Itu karena biji-bijian dapat disimpan lebih mudah daripada daging dan juga dapat digunakan sebagai alat pembayaran, kata antropolog Bettina Jungklaus.

Akan tetapi, budaya semacam itu menyebabkan kemerosotan kesehatan pada orang-orang di zaman itu. Hal tersebut bisa dilihat dari kondisi gigi Nyonya Bietikow yang terkikis parah dan hilang seluruhnya di beberapa tempat, kata Jungklaus.

“Biasanya ada enamel di permukaan gigi. Tapi di sini (Nyonya Bietikow) sudah lusuh, keropos,” katanya.

“Ini memungkinkan kami untuk menarik kesimpulan tentang dietnya: mungkin sangat kaya serat, sangat keras. Ada butiran tertentu yang menyebabkan gigi mudah rusak,” tuturnya.

Masih belum jelas apakah kondisi gigi Nyonya Bietikow mengindikasikan adanya penyakit atau bahkan mungkin yang menjadi penyebab kematiannya. Para peneliti kini berharap untuk mengetahui lebih banyak tentang hidupnya, termasuk apakah dia berasal dari wilayah Uckermark atau telah berimigrasi ke sana dari tempat lain.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
7 hari lalu

Jebol Tembok Beton, Perampok Bobol Bank di Jerman Gasak Rp587 Miliar

Internasional
23 hari lalu

Penembakan Komunitas Yahudi di Australia, Kepolisian Jerman Perketat Penjagaan

Megapolitan
1 bulan lalu

Hasil Tes DNA RS Polri, Kerangka Bocah di Bogor Dipastikan Alvaro Kiano

Megapolitan
1 bulan lalu

Polisi Cari Sisa Kerangka Bocah Alvaro Kiano di Tenjo Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal