Kereta Gantung Jatuh, 1 Anak Selamat karena Pelukan Terakhir Ayah

Umaya Khusniah
Kereta gantung yang menghubungkan Stresa dengan puncak gunung Mottarone jatuh. (Foto: Reuters)

“Saya mengetahui apa yang terjadi dari pesan WhatsApp. Saya mulai menerima begitu banyak ungkapan bela sungkawa dan saya tidak mengerti mengapa," katanya. 

Dikutip dari surat kabar Italia La Stampa, Eitan dilaporkan menanyakan keberadaan ibunya setibanya di rumah sakit. Saat itu, dia dalam kondisi sadar namun sangat kesakitan.

Ibunya, Tal Peleg (27), tewas dalam kecelakaan itu bersama ayah Eitan, Amit Biran (30) dan saudara perempuannya, Tomer (2). 

Korban saat ini diintubasi dan dibius setelah mengalami cedera kepala. Dalam kecelakaan itu, 14 dari 15 orang di dalam kabin kereta gantung tewas.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal, Kecelakaan di Tol Cipali

3 hari lalu

Mobil Tabrak Separator Busway di GT Semanggi, Lalin Arah Pancoran Tersendat

3 hari lalu

Sopir Truk Diduga Sempat Kabur usai Kecelakaan Maut di Tol Cijago yang Tewaskan Sopir Avanza

4 hari lalu

Kecelakaan Maut Tol Cijago, Sopir Avanza Tewas usai Tabrak Truk yang Berhenti di Bahu Jalan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal