Kerusuhan Warnai Peringatan Asyura Komunitas Syiah di Irak, 30 Orang Tewas

Anton Suhartono
Perayaan Asyura di Karbala berlangsung rusuh (Foto: AFP)

Presiden Barham Saleh juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga para korban.

Irak merypakan negara dengan mayoritas penganut Syiah. Jumlah penganut Syiah semakin banyak setelah Saddam Hussein digulingkan. Saat pemerintagan Saddam peringatan Asyura dilarang. Namun saat ini Asyura menjadi hari libur nasional.

Sementara itu para peziarah Asyura datang dari negara-negara tetangga seperti Iran, Pakistan, India, dan negaraTeluk.

Pada perayaan ini jalan-jalan di seluruh Irak ditutup untuk melakukan prosesi pemakaman dan drama Pertempuran Karbala.

Pezirah mengibarkan bendera hitam bertulis 'Hussein' dalam huruf merah, sambil menangis. Beberapa di antara mereka mencambuk punggung dan dada, cara untuk menunjukkan kesedihan dan penderitaan atas meninggalnya Hussein. Bahkan ada yang menyayat dahi menggunakan pisau atau pedang sampai tubuh mereka dialiri darah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
18 hari lalu

Dubes Iran: Perpecahan Sunni-Syiah Dikondisikan Zionis, Supaya Muslim Tercerai-berai

Internasional
19 hari lalu

Serangan Proksi Iran Makin Brutal, AS Desak Seluruh Warganya Segera Tinggalkan Irak

Megapolitan
27 hari lalu

Keluarga Ungkap Awal Mula Cucu Mpok Nori Kenal Pria Irak sebelum Dibunuh, Ketemu di Malaysia!

Megapolitan
29 hari lalu

Kronologi Cucu Mpok Nori Ditemukan Tewas Dibunuh Eks Suami Siri, Pelaku WN Irak!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal