Kerusuhan Warnai Peringatan Asyura Komunitas Syiah di Irak, 30 Orang Tewas

Anton Suhartono
Perayaan Asyura di Karbala berlangsung rusuh (Foto: AFP)

Presiden Barham Saleh juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga para korban.

Irak merypakan negara dengan mayoritas penganut Syiah. Jumlah penganut Syiah semakin banyak setelah Saddam Hussein digulingkan. Saat pemerintagan Saddam peringatan Asyura dilarang. Namun saat ini Asyura menjadi hari libur nasional.

Sementara itu para peziarah Asyura datang dari negara-negara tetangga seperti Iran, Pakistan, India, dan negaraTeluk.

Pada perayaan ini jalan-jalan di seluruh Irak ditutup untuk melakukan prosesi pemakaman dan drama Pertempuran Karbala.

Pezirah mengibarkan bendera hitam bertulis 'Hussein' dalam huruf merah, sambil menangis. Beberapa di antara mereka mencambuk punggung dan dada, cara untuk menunjukkan kesedihan dan penderitaan atas meninggalnya Hussein. Bahkan ada yang menyayat dahi menggunakan pisau atau pedang sampai tubuh mereka dialiri darah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 hari lalu

Siapkan Serangan Baru ke Iran, Militer AS-Israel Latihan Manuver di Langit Irak

2 bulan lalu

Terungkap! Iran Gempur Kantor Misi Diplomatik AS di Irak 600 Kali, Kerugian Tembus Rp2,8 Triliun

2 bulan lalu

Iran Gempur Kantor-Kantor Diplomatik AS di Timur Tengah, Nilai Kerusakan Capai Rp3,3 Triliun

2 bulan lalu

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Strategis usai Serangan Drone dari Irak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal