Kesal Diancam, Militer Iran Peringatkan Tentara AS Bakal Terkencing-kencing di Teluk Persia

Anton Suhartono
Iran memperingatkan AS jika menggunakan kekuatan militer terhadap negaranya (Foto: Reuters)

Iran berkali-kali membantah akan membuat senjata nuklir. Program nuklirnya dibuat semata-mata untuk tujuan damai.

AS keluar dari kesepakatan Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) tentang nuklir Iran pada 2018 atau saat pemerintahan Donald Trump. Perjanjian ini diteken pada 2015 di masa pemerintahan Barack Obama.

Setelah keluar, AS kembali menerapkan sanksi terhadap Iran yang memukul perekonomian negara itu. Sementara itu Iran juga abai terhadap poin kesepakatan yang juga diteken lima negara lain, yakni Inggris, Prancis, Jerman, Rusia, dan China.

Iran meningkatkan pengayaan uranium mendekati level yang memungkinkan untuk membuat senjata. Upaya diplomatik untuk menghidupkan kembali kesepakatan masih gagal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
48 menit lalu

Mengenal Rudal Khorramshahr-4 Iran yang Siap Digunakan Perang Lawan AS

Internasional
1 jam lalu

Pasukan Israel Bersiap Bentrok dengan Warga Palestina Selama Ramadan, Siapkan Drone Gas Air Mata

Internasional
1 jam lalu

Israel Gagal Yakinkan Trump untuk Serang Iran, Negosiasi Nuklir Tetap Berlanjut

Internasional
6 jam lalu

Nah, Menlu AS Sebut Trump Bersedia Bertemu Pemimpin Iran Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal