Kesal, Dmitry Medvedev Sarankan Mantan PM Inggris Boris Johnson Masuk RS Jiwa

Anton Suhartono
Boris Johnson disarankan masuk rumah sakit jiwa oleh mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev (Foto: Reuters)

“Kapan sekutu-sekutu setuju? Kapan syarat terpenuhi? Menurut kesimpulan Bucharest, sekutu menyetujui semua ini 15 tahun lalu,” kata Johnson.

Dia menegaskan tak ada negara lain yang lebih membutuhkan keanggotaan di NATO daripada Ukraina yang saat ini sedang berperang melawan Rusia. 

“Yang perlu dilakukan Aliansi hanyalah menetapkan jadwal, bukan keanggotaan instan yang tidak masuk akal selama perang masih terjadi, tapi untuk menjadi anggota segera setelah kemenangan diraih,” ujarnya.

Johnson merupakan salah satu pendukung vokal Ukraina dalam perang melawan Rusia. Dia bersikeras solusi militer dalam konflik Ukraina dengan Rusia merupakan jalan yang tepat. Beberapa laporan mengungkap, Johnson berperan penting dalam menggagalkan pembicaraan damai Rusia dan Ukraina pada Maret lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

57 tahun lalu

Putin Sindir Negara Barat yang Yakin Ukraina Akan Menang Perang: Tunggu Saja!

57 tahun lalu

Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal