Ketegangan Meningkat, Kosovo Siap Hadapi Kemungkinan Serangan Serbia

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi hubungan Kosovo dan Serbia. (Foto: Ist.)

“Kami tidak boleh mengesampingkan bahwa kebijakan agresif Beograd ini juga bisa berubah menjadi serangan terhadap Kosovo dalam satu atau lain cara. Kami waspada, tapi tidak takut” kata Kurti kepada Reuters, yang berbicara dalam bahasa Inggris.

“Saya tidak mengatakan mereka akan menyerang kami minggu ini atau berikutnya. Tetapi sama sekali tidak bertanggung jawab untuk mengecualikan kemungkinan meningkatnya ketegangan dan konflik baru,” ujarnya.

Kosovo, negara kecil Balkan yang terkurung daratan itu, memperoleh kemerdekaan dari Serbia pada 2008, atau hampir satu dekade setelah pemberontakan kelompok gerilyawan di sana melawan pemerintahan represif Beograd.

Etnik Serbia menyumbang sekira 5 persen dari total 1,8 juta penduduk Kosovo. Sementara mayoritas populasi di negara itu adalah etnik Albania, yang jumlahnya mencapai 90 persen.

Sekitar 50.000 jiwa dari penduduk beretnik Serbia itu tinggal di bagian utara Kosovo, dekat perbatasan dengan Serbia. Adapun sisanya sebanyak 40.000 jiwa lagi tinggal di selatan Sungai Ibar dan bersedia menggunakan plat nomor yang dikeluarkan Pemerintah Kosovo.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

5 hari lalu

Rusia Manfaatkan Kelemahan Ukraina, Serang Banyak Kota Pakai Rudal Korut

6 hari lalu

Rusia Porak-porandakan Kota-Kota di Ukraina Pakai Rudal Korut, Presiden Zelensky Murka

6 hari lalu

Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Dijatuhi Hukuman Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal