Ketika PM Jepang Sanae Takaichi Urus Toilet Wanita di Gedung Parlemen

Anton Suhartono
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi meneken petisi menyerukan penambahan toilet wanita di gedung DPR (Foto: AP)

TOKYO, iNews.id - Hampir 60 politisi di parlemen Majelis Rendah Jepang, termasuk Perdana Menteri Sanae Takaichi, meneken petisi menyerukan penambahan toilet wanita di gedung parlemen.

Mereka mengeluhkan sedikitnya toilet wanita di gedung wakil rakyat, karena kini semakin banyak perempuan menjadi anggota parlemen.

Jumlah politisi perempuan meningkat pesat berdasarkan hasil pemilu legislatif terakhir pada 2024. Setahun kemudian Takaichi menjadi perdana menteri perempuan pertama negara itu pada Oktober lalu.

Namun saat ini hanya ada satu toilet wanita dengan dua bilik di dekat ruang sidang utama. Fasiltas itu sangat tidak memadai karena saat ini ada 73 perempuan menjadi anggota majelis rendah atau DPR.

“Sebelum sidang pleno dimulai, begitu banyak anggota parlemen perempuan harus mengantre panjang di toilet,” kata Yasuko Komiyama, anggota oposisi, Partai Demokrat Konstitusional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

Gempa M6,0 Guncang Jepang, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami di Indonesia

Destinasi
2 hari lalu

Memilukan, Bocah 5 Tahun Tewas Terjepit Travelator di Resor Ski Jepang

Internasional
4 hari lalu

Geger Penusukan dan Serangan Zat Kimia di Pabrik Jepang, 15 Orang Terluka

Destinasi
19 hari lalu

Jepang Keluarkan Peringatan Megaquake Advisory, Amankah untuk Wisata?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal