Ketika PM Jepang Sanae Takaichi Urus Toilet Wanita di Gedung Parlemen

Anton Suhartono
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi meneken petisi menyerukan penambahan toilet wanita di gedung DPR (Foto: AP)

Dia menyerahkan petisi lintas partai yang ditandatangani 58 anggota parlemen perempuan kepada Yasukazu Hamada, ketua komite peraturan dan administrasi majelis rendah.

Gedung parlemen yang berada di Tokyo selesai dibangun pada 1936, satu hampir 10 tahun sebelum perempuan mendapatkan hak pilih pada Desember 1945 atau setelah kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II.

Gedung majelis rendah memiliki 12 toilet pria dengan 67 bilik dan sembilan fasilitas wanita dengan total 22 bilik.

Dalam pemilu terakhir pada 2024, 73 perempuan terpilih menjadi anggota Majelis Rendah dari total 465 kursi. Angka tersebut naik dari 45 dibandingkan periode sebelumnya. Sementara itu di Majelis Tinggi terdapat 74 perempuan dari total 248 kursi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

Gempa M6,0 Guncang Jepang, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami di Indonesia

Destinasi
2 hari lalu

Memilukan, Bocah 5 Tahun Tewas Terjepit Travelator di Resor Ski Jepang

Internasional
4 hari lalu

Geger Penusukan dan Serangan Zat Kimia di Pabrik Jepang, 15 Orang Terluka

Destinasi
19 hari lalu

Jepang Keluarkan Peringatan Megaquake Advisory, Amankah untuk Wisata?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal