Kewalahan Hadapi Layangan Api Palestina, Israel Perketat Perbatasan

Anton Suhartono
Warga Gaza menyiapkan layangan api yang diterbangkan ke Israel (Foto: AFP)

"Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman memutuskan, setelah berkonsultasi dengan kepala staf (militer), untuk menutup (perbatasan) Kerem Shalom untuk bahan bakar dan gas sampai hari Minggu," katanya, dalam sebuah pernyataan.

Hamas mengecam pembatasan barang masuk dengan menyebutnya sebagai aksi kejahatan terhadap kemanusiaan.

Gerakan perlawanan Islam yang memperjuangkan kemerdekaan Palestina itu sudah tiga kali berperang dengan Israel sejak menguasai Gaza pada 2007. Sejak itu pula Israel memblokade Gaza dari dunia luar. Barang masuk dibatasi menjadikannya sebagai 'penjara' besar. Peperangan besar antara Israel dan Hamas terjadi pada 2010 dan 2014 yang berujung dengan gencatan senjata.

Warga Gaza menggunakan layang-layang sebagai perlawanan sah atas blokade Israel selama lebih dari satu dekade. Sementara Israel menggunakan senjata api.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Militer Israel Selidiki Kematian Bocah Gaza Hind Rajab, Ditembak Mati Bersama Keluarganya

2 hari lalu

AS Jatuhkan Sanksi kepada Presiden Pengadilan Kriminal Internasional Tomoko Akane

2 hari lalu

Penjara Israel Siapkan Ruang Khusus Eksekusi Mati Tahanan Palestina

3 hari lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Usir Warga Gaza, Diisi Pemukim Yahudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal