Kewalahan Hadapi Pemberontak, Junta Militer Myanmar Ajak Dialog

Muhammad Fida Ul Haq
Junta militer Myanmar mulai kewalahan menghadapi pemberontak.(Foto: Antara)

YANGON, iNews.id - Pemimpin junta militerMyanmar Min Aung Hlaing mengajak kelompok pemberontak untuk berdialog. Junta Myanmar mulai kewalahan menghadapi pemberontak. 

"Penduduk di wilayah terkait akan mengalami dampak buruk. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan kehidupan masyarakat, dan organisasi-organisasi tersebut perlu menyelesaikan masalah mereka secara politis," kata Min seperti dikutip dari Reuters, Selasa (5/12/2023).

Militer Myanmar menghadapi pemberontakan sejak berkuasa dalam kudeta tahun 2021. Tiga pasukan minoritas etnis melancarkan serangan bersama pada akhir Oktober, merebut beberapa kota, termasuk zona perdagangan perbatasan utama, dan pos militer.

"Karena mereka kalah parah di lapangan, mereka mencoba mencari jalan keluar," kata Jubir Pemberontak dari Pemerintah Persatuan Nasional Kyaw Zaw.

Kyaw menolak ajakan dialog dari junta militer karena tidak ada jaminan keamanan.

Di tengah pertempuran di Negara Bagian Shan di perbatasan dengan Tiongkok, dan Negara Bagian Rakhine dan Chin di barat, puluhan pejabat militer dan polisi dilaporkan menyerah. Puluhan ribu warga juga telah mengungsi akibat pertempuran.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
4 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

1 bulan lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

1 bulan lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

1 bulan lalu

Tampang Buron Napi Narkoba usai Kabur dari Rutan dan Ditangkap di Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal