Kisah Dokter Muda India Harus Putuskan Pasien Covid yang Diselamatkan dan Tidak

Anton Suhartono
Rohan Aggarwal harus menentukan siapa pasien Covid-19 yang diselamatkan dan tidak (Foto: Reuters)

Di RS tempat Aggarwal bekerja, fasilitas dibuat untuk menampung sebanyak-banyaknya pasien sehingga tak nyaman. IGD menjadi semakin sempit.

Pasien memadati setiap ruang yang tersedia, banyak yang tidak mengenakan alat pelindung diri (APD) kecuali masker sederhana. Bahkan dokter dan perawat juga tidak mengenakan APD karena menyulitkan dalam bekerja.

Bahkan ada pasien terbaring di tempat sampah dikelilingi limbah medis.

RS Holy Family merupakan salah satu rumah sakit terbaik di India. Dalam kondisi normal, pasiennya datang dari seluruh dunia. Namun kini terkesan seperti kumuh. Rumah sakit yang biasanya menampung 275 orang dewasa, saat ini merawat 385 pasien. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Health
3 hari lalu

Viral Dokter Inisial D Doyan Maki-Maki Pasien, Begini Kasusnya! 

Health
3 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Sains
10 hari lalu

Teknologi AI Bantu Deteksi Dini Kanker Paru hingga Payudara, Ini Kata Dokter

Nasional
12 hari lalu

Agrinas: Impor 105.000 Pikap dari India Hemat Anggaran Rp46,5 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal