Kisah Einstein Kutuk Zionisme, Tolak Jadi Presiden Israel, Samakan Partai Yahudi dengan Nazi

Ahmad Islamy Jamil
Albert Einstein. (Foto: Reuters)

Dua tahun kemudian, pada 1948, dia dan sejumlah akademisi Yahudi mengirim surat ke New York Times untuk memprotes kunjungan tokoh zionis, Menachem Begin, ke Amerika. Dalam surat itu, mereka mengecam Partai Herut pimpinan Begin, menyamakannya dengan Nazi dan fasisme Hitler.

Menurut para ilmuwan Yahudi itu, Herut dan Nazi sangatlah mirip, baik dalam hal organisasi, metodologi, filosofi politik, dan daya tarik sosialnya. Herut adalah partai nasionalis sayap kanan yang kemudian menjadi Likud yang kini dipimpin oleh Benjamin Netanyahu. 

Sebagai pemimpin Irgun—kelompok teroris zionis yang memisahkan diri dari organisasi paramiliter Yahudi yang lebih besar, Haganah—Begin menjadi buron karena aktivitas terorismenya melawan Mandat Inggris atas Palestina. Bahkan, ketika dia menjadi perdana menteri Israel pada 1977-1983, Begin tidak pernah berani mengunjungi Inggris, lantaran masih berada dalam daftar orang yang paling dicari di negeri Eropa itu.

Berbagai kekerasan yang terjadi menjelang kelahiran Israel, membuat Einstein semakin muak. Itu pula yang membuatnya menolak tawaran untuk menjadi presiden Israel pada 1952. Tawaran tersebut ditawarkan kepadanya oleh perdana menteri pertama sekaligus pendiri negara zionis, David Ben-Gurion. 

Meskipun penolakannya ketika itu terkesan halus dan sopan, Einstein percaya jabatan itu akan bertentangan dengan hati nuraninya sebagai pasifis (orang yang menolak perang dan berbagai macam bentuk kekerasan). Alih-alih harus pindah ke Timur Tengah, dia lebih memilih untuk tetap tinggal di rumahnya di Princeton, New Jersey, AS, sebagai pengungsi Jerman.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
14 jam lalu

Pemilu Israel, Peneliti: Netanyahu Kalah Belum Tentu Hadirkan Perdamaian di Palestina

1 hari lalu

Komentari Pemilu Israel, Warga Gaza: Siapa pun yang Menang Tak Pengaruh

1 hari lalu

Diproyeksikan Raih 19 Kursi Parlemen Israel, Partai Arab Ingin Gulingkan Netanyahu

2 hari lalu

Update Pemilu Israel: Kubu Netanyahu Raih 53 Kursi, Eisenkot 48, Partai Arab 19 Kursi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal