Kisah Gamer Gabung Pasukan Ukraina, Jadi Pilot Drone untuk Bombardir Rusia

Muhammad Fida Ul Haq
Pernah menjadi gamer membantu pilot drone Ukraina dalam bertugas (Foto: Reuters)

Tidak seperti drone lain, drone jenis FPV ini tidak bisa terbang di tempat. Drone harus terbang cepat dan melihat ke depan serta langsung memborbardir target. Kameranya bahkan tidak bisa melihat ke bawah.

"Karena kami harus memeriksa setiap drone yang kami dapatkan," kata Mykhailo.

Pasukan Ukraina maupun Rusia telah menggunakan berbagai jenis drone selama perang ini, baik untuk pengintaian maupun serangan.

Sebelumnya, kapal perang Rusia dilaporkan rusak parah akibat serangan drone laut Ukraina di pangkalan angkatan laut (AL) dekat pelabuhan Novorossiysk, Jumat (4/8/2023).

Ukraina berulang kali menggunakan drone laut yang dilengkapi bahan peledak untuk menyerang armada AL Rusia di Laut Hitam. Perairan itu juga menjadi jalur utama ekspor biji-bijian kedua negara ke pasar global.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

Selat Hormuz Memanas: Kapal Tanker Raksasa Qatar Diserang Drone Iran, AS Balas Gempur Teheran

57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal