Kisah Pria Inggris yang Selamat Setelah Terpapar Racun Novichok

Nathania Riris Michico
Charlie Rowley (45), pria yang selamat setelah terpapar zat kimia pelumpuh saraf Novichok. (Foto: doc. ITV)

Peristiwa yang menimpa Rowley dan Sturgess terjadi empat bulan setelah penyerangan terhadap mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal dan putrinya, Yulia. Keduanya ditemukan tidak sadarkan diri di bangku taman di Salisbury setelah bersentuhan dengan Novichok.

Polisi mengklaim berhasil mengidentifikasi para pelaku serangan Novichok pada Skripal dan Yulia.

Wakil Kepala Polisi Wiltshire, Paul Mills, mengatakan, pihaknya menggunakan metode intelijen untuk mengungkap tempat-tempat yang dikunjungi orang yang melakukan kontak dengan Novichok, dan kemudian melakukan pencarian dengan saksama.

Terkait hal ini, Pemerintah Inggris meminta warga yang tinggal di Salisbury dan Amesbury tidak mengambil barang-barang, seperti jarum suntik, barang kosmetik, atau benda lain yang terbuat dari plastik, logam, atau kaca.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
8 hari lalu

Telanjur Menuduh, Inggris Akhirnya Akui Drone Hantam Pangkalan di Siprus Bukan dari Iran

Internasional
10 hari lalu

Trump Murka Inggris Tolak Ikut Serang Iran: Saya Tak Menyangka! 

Internasional
11 hari lalu

Inggris Restui AS Gunakan Pangkalan Militernya Serang Iran, Starmer: Demi Pertahanan

Health
14 hari lalu

Kasus Kanker Payudara di Indonesia Lebih Tinggi dari Inggris, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal