KKB Bunuh Polisi dan Culik 5 WN China Dekat Lokasi Tambang

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi KKB melancarkan aksi teror terhadap warga negara asing di Republik Demokratik Kongo. (Foto: Ist.)

Secara terpisah, Presiden Republik Demokratik Kongo, Felix Tshisekedi, sedang meninjau kembali kesepakatan “infrastruktur untuk tambang mineral” senilai 6 miliar dolar AS (Rp85,6 triliun) dengan para investor China. Kesepakatan itu ditandatangani di bawah presiden sebelumnya, Joseph Kabila.

Tshisekedi mengatakan, beberapa kontrak pertambangan dapat ditinjau kembali karena kekhawatiran mereka tidak cukup menguntungkan Kongo—yang merupakan produsen kobalt terbesar di dunia dan penghasil tembaga terkemuka di Afrika.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

China Bantah Kirim Senjata ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel

Internasional
8 hari lalu

Bos Perusahaan Bagikan Bonus Rp400 Miliar, Bantu Karyawan Bayar Cicilan

Internasional
9 hari lalu

Diakui sebagai Negara Merdeka, Somaliland Tunjuk Duta Besar untuk Israel 

Internasional
9 hari lalu

Membelot, Mantan Pilot Jet Tempur F-35 AS Ditangkap karena Latih Pilot Militer China

Nasional
10 hari lalu

Polisi Bongkar Sindikat SMS E-Tilang Palsu, Dikendalikan WN China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal