KKB Bunuh Polisi dan Culik 5 WN China Dekat Lokasi Tambang

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi KKB melancarkan aksi teror terhadap warga negara asing di Republik Demokratik Kongo. (Foto: Ist.)

Secara terpisah, Presiden Republik Demokratik Kongo, Felix Tshisekedi, sedang meninjau kembali kesepakatan “infrastruktur untuk tambang mineral” senilai 6 miliar dolar AS (Rp85,6 triliun) dengan para investor China. Kesepakatan itu ditandatangani di bawah presiden sebelumnya, Joseph Kabila.

Tshisekedi mengatakan, beberapa kontrak pertambangan dapat ditinjau kembali karena kekhawatiran mereka tidak cukup menguntungkan Kongo—yang merupakan produsen kobalt terbesar di dunia dan penghasil tembaga terkemuka di Afrika.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

JP Morgan Ungkap Indonesia Negara Paling Tahan Krisis Energi Nomor 2 di Dunia

Nasional
4 hari lalu

Purbaya Ungkap Restrukturisasi Proyek Kereta Cepat Whoosh Rampung, Segera Diumumkan

Internasional
8 hari lalu

Viral Aksi Perempuan Lempar Uang Miliaran dari Balkon Apartemen, Warga Heboh Berebut di Jalan

Nasional
9 hari lalu

Respons Perintah Prabowo, Bahlil Siap Eksekusi Tambang Nakal di Kawasan Hutan

Nasional
10 hari lalu

Kronologi Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dan KKB di Yahukimo, Diserang saat Patroli

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal