“Rakyat Iran membela negara mereka selama 7 bulan terakhir,” ujarnya.
Dalam pidatonya, Pezeshkian juga menegaskan Iran tidak akan pernah tunduk terhadap tekanan dari negara mana pun, termasuk AS.
"Kami tidak akan pernah menundukkan kepala," kata Pezeshkian.
Meski demikian, dia mengatakan Iran tetap terbuka terhadap dialog dan negosiasi. Namun, perundingan tersebut harus dilakukan tanpa bahasa kekerasan maupun ancaman.