Konflik dengan AS Memanas, Iran Tegaskan Pegang Kendali Penuh Selat Hormuz

Anton Suhartono
Iran menegaskan masih memegang kendali penuh terhadap Selat Hormuz pasca-aksi saling serang dengan militer AS beberapa hari terakhir (Foto: AP)

Kemudian pada Sabtu, Iran kembali menyerang kapal tanker yang lagi-lagi melintas tanpa izin. Serangan itu juga direspons AS dengan menyerang sejumlah fasilitas militer Iran, seperti fasilitas radar serta gudang rudal dan drone, di hari yang sama.

Iran pun membalas kembali serangan itu dengan menggempur pangkalan militer AS di Bahrain dan Kuwait.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan serangan militer AS terhadap beberapa target di Iran.

"Pesawat-pesawat AS baru saja menyerang lokasi penyimpanan rudal dan drone Iran, serta lokasi radar pantai," kata Trump, di Truth Social.

Trump mengeklaim serangan tersebut sebagai tanggapan atas pelanggaran perjanjian gencatan senjata yang berulang oleh Iran.

Dia mengancam, AS bisa menggunakan cara militer untuk menyelesaikan misinya terhadap Iran.

"Mungkin akan tiba saatnya kita tidak lagi mampu bersikap rasional, dan akan dipaksa untuk menyelesaikan secara militer tugas yang telah kita mulai dengan sangat sukses. Jika itu terjadi, Republik Islam Iran tidak akan ada lagi," tulisnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Helikopter Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas

57 tahun lalu

Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk Negara Eropa yang Pajaki Raksasa Teknologi AS

57 tahun lalu

Viral! Pesawat Boeing 777-200 Qatar Airways Terbang Sangat Rendah, ternyata...

57 tahun lalu

Iran Bersumpah Bikin Pangkalan Militer AS di Timur Tengah seperti Neraka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal