Konflik Wilayah Kaya Minyak Essequibo, Ketegangan Meningkat Antara Guyana dan Venezuela 

Muhammad Fida Ul Haq
Guyana siaga penuh terkait konlfik wilayah penuh minyak (Foto: Reuters)

GEORGETOWN, iNews.id - Ketegangan di Amerika Selatan meningkat ketika Venezuela memerintahkan perusahaan minyak milik negara untuk mengembangkan minyak di wilayah Essequibo Guyana. Presiden Guyana Irban Ali menyatakan telah mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi negaranya dari ancaman tersebut.

Presiden Ali telah meminta dukungan dari mitra regional yang memiliki perjanjian militer dengan Venezuela sebagai respons terhadap langkah Venezuela yang memproduksi minyak dan mineral di wilayah yang diklaim oleh Guyana.

Wilayah Essequibo Guyana, yang Venezuela klaim sebagai miliknya, mencakup dua pertiga dari wilayah Guyana. 

"Kami menanggapi ancaman ini dengan sangat serius dan telah mengambil beberapa langkah untuk menjamin perdamaian dan stabilitas di wilayah tersebut," kata Ali seperti dikutip dari AFP, Sabtu (9/12/2023).

Meskipun mengambil langkah-langkah yang tegas, Presiden Ali juga memperingatkan bahwa negara-negara di kawasan akan merespons secara tegas jika Venezuela melakukan tindakan yang ceroboh dan penuh petualangan.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
18 jam lalu

Airlangga Ungkap Rencana RI Impor Minyak dari AS dan Venezuela

Buletin
4 hari lalu

Selat Hormuz Ditutup, Presiden Prabowo Panggil Bahlil Bahas Nasib Stok BBM Nasional

Nasional
29 hari lalu

SKK Migas Kejar Target Lifting 610.000 Barel per Hari, 39 Sumur Minyak Siap Dibor

Internasional
1 bulan lalu

Hadapi AS, Iran Siapkan 1.000 Drone Canggih Hasil Pengalaman Perang Lawan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal