Konflik Wilayah Kaya Minyak Essequibo, Ketegangan Meningkat Antara Guyana dan Venezuela 

Muhammad Fida Ul Haq
Guyana siaga penuh terkait konlfik wilayah penuh minyak (Foto: Reuters)

Venezuela, yang memiliki cadangan minyak mentah terbesar di dunia, mengalami kesulitan ekonomi akibat sanksi AS dan manajemen yang buruk. Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, baru-baru ini menyetujui izin untuk mengembangkan sumber daya di Essequibo, yang menjadi sumber konflik antara kedua negara.

Guyana, yang merespons dengan kritik terhadap langkah Venezuela, menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional dan dapat merusak stabilitas regional. 

Sementara Venezuela mengadakan referendum untuk memulihkan kedaulatan Essequibo, Guyana bersiap menghadapi situasi yang mungkin muncul.

Konflik antara kedua negara telah berlangsung sejak 2015 ketika perusahaan minyak mengembangkan ladang minyak skala besar di wilayah pesisir Essequibo. Perkembangan selanjutnya dalam konflik ini akan terus menjadi sorotan di tingkat regional.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
8 hari lalu

Digempur Houthi, Saudi Tetap Pompa 5,8 Juta Barel Minyak per Hari melalui Pipa Timur-Barat

12 hari lalu

Trump: Greenland Akan Hasilkan Minyak Lebih Besar Dibanding Wilayah Mana pun

12 hari lalu

Nah! Trump Umumkan Eksplorasi Minyak, Gas dan Mineral Besar-besaran di Greenland

14 hari lalu

Pertamina Beli Minyak dari Sumur Rakyat, Bahlil Ungkap Harganya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal