Konvoi Tentara Myanmar Diserang Bom, Milisi Sipil Semakin Berani

Anton Suhartono
Tentara militer Myanmar di Yangon (Foto: Reuters)

Menara komunikasi Mytel milik pemerintahan militer juga menjadi sasaran di seluruh Myanmar.

Konflik juga meningkat di wilayah Sagaing dan Magway. Para penduduk setempat menuduh militer membakar rumah membuat ribuan warga mengungsi.

"Militer telah menghancurkan wilayah kami karena pasukan perlawanan lokal. Saya kehilangan beberapa teman saya. Saya hancur karena menyaksikan semua kekejaman mereka dengan mata kepala sendiri," kata seorang perempuan 25 tahun dari Kota Gangaw Magway.

Penduduk Kota Gangaw lainnya mengatakan, di salah satu desa, Namg Kar, sejumlah rumah diratakan sejak 10 September.

"Mereka mencoba membakar seluruh desa, tapi saat itu musim hujan. Mereka takut tentara karena bisa kembali kapan saja," kata warga yang meminta identitasnya tak disebutkan itu, seraya menambahkan 4.000 warga terpaksa mengungsi ke hutan terdekat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

57 tahun lalu

Pemimpin Kudeta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing Terpilih Jadi Presiden

57 tahun lalu

Maskapai Bertumbangan Imbas Perang Timteng, Giliran Vietnam dan Myanmar Pangkas Penerbangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal