Korban Meninggal akibat Covid di Shanghai Terus Melonjak, Warga Semakin Frustrasi

Anton Suhartono
Kasus kematian akibat Covid-19 di Shanghai, China, terus betambah (Foto: Reuters)

Warga Shanghai hidup dalam lockdown ketat selama sebulan terakhir, memicu frustrasi karena wabah tak kunjung membaik. Akses untuk mendapatkan makanan dan obat-obatan semakin sulit. Tenaga yang dimiliki supermarket terbatas untuk mengantar pesakan bahan makanan ke jutaan penduduk.

Lockdown di Shanghai juga memperburuk perekonomian China di mana industri terganggu oleh rantai pasokan yang kacau serta kesulitan yang dihadapi penduduk untuk kembali bekerja.

Otoritas Shanghai memberlakukan tes Covid-19 setiap hari serta mempercepat transfer kasus positif ke fasilitas terpusat guna mencegah penularan di luar area karantina. Meski demikian langkah-langkah itu belum bisa menekan kasus kematian.

Dalam sepekan terakhir, pihak berwenang mengevakuasi seluruh warga, termasuk mereka yang tidak terinfeksi, dengan alasan disinfeksi tempat tinggal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!

3 hari lalu

Co-CEO MNC Group Angela Tanoesoedibjo Hadiri Peresmian Joint Venture Tempo Scan dan Raksasa Farmasi China

5 hari lalu

LiuGong Jadikan Indonesia Basis Produksi Alat Berat Elektrik Global

6 hari lalu

Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Hotel Mewah Jaksel, Polisi: Tak Ada Keterlibatan Pihak Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal