Sementara itu militer terus melakukan operasi udara dan darat untuk mengevakuasi warga yang terjebak. Operasi penyelamatan dilakukan melalui udara menggunakan helikopter.
Sebuah helikopter Angkatan Udara (AU) Sri Lanka jatuh pada saat melakukan operasi bantuan bencana pada Minggu (30/11/2025). Beruntung, seluruh kru berhasil diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit.
Pemerintah juga menghentikan kegiatan akademik di seluruh perguruan tinggi dan pusat pelatihan vokasi di bawah Kementerian Pendidikan, Pendidikan Tinggi, dan Pendidikan Vokasi hingga 8 Desember.