Korban Tewas Gempa Maroko Nyaris 3.000 Orang, Tim Penyelamat Asing Berdatangan

Anton Suhartono
Korban tewas gempa Maroko bertambah menjadi 2.901 orang hingga Selasa (12/9) (Foto: Reuters)

RABAT, iNews.id - Korban tewasgempa bumi bermagnitudo 6,8 di Maroko bertambah menjadi 2.901 orang hingga Selasa (12/9/2023). Gempa mengguncang Ighil, Provinsi Al Haouz, Maroko, pada Jumat malam pekan lalu, memicu kehancuran di pegunungan Atlas.

Stasiun televisi pemerintah melaporkan, korban luka juga bertambah dua kali lipat menjadi 5.530 orang. Data terbaru ini merupakan hasil pencarian di daerah yang belum terjamah tim penyelamat.

Gempa kali ini merupakan yang paling mematikan di Maroko sejak 1960 dan yang paling kuat selama lebih dari seabad. Gempa pada 1960 menewaskan lebih dari 12.000 orang.

Sementara itu banyak korban selamat dari gempa Maroko terpaksa tinggal di penampungan sementara, bahkan tidur di jalanan. Banyak penduduk desa di pegunungan terdampak gempa menyampaikan frustrasi karena bantuan belum datang.

Tim penyelamat dari Spanyol, Inggris, dan Qatar telah tiba untuk membantu petugas lokal. Sementara Italia, Belgia, Prancis, dan Jerman menawarkan bantuan namun mendapat persetujuan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Update Korban Gempa M7,7 NTT: 91 Orang Tewas dan 161.084 Warga Mengungsi

15 jam lalu

Gempa M5,9 Guncang Jepang Bertitik Pusat di Darat, Puluhan Orang Luka

21 jam lalu

Rumah Rusak akibat Gempa NTT Dapat Bantuan hingga Rp30 Juta, Ini Rinciannya

22 jam lalu

Gempa Bumi M5,4 Guncang Pulau Puah Sulteng Dini Hari Tadi, Dirasakan hingga Gorontalo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal