Korban Tewas Tabrakan Kereta Cepat Jadi 41 Orang, Spanyol Berlakukan 3 Hari Berkabung

Anton Suhartono
Jumlah korban tewas tabrakan kereta cepat di Spanyol bertambah menjadi 41 orang hingga Selasa (20/1) (Foto: X)

MADRID, iNews.id - Jumlah korban tewas tabrakan kereta cepat di Spanyol bertambah menjadi 41 orang hingga Selasa (20/1/2026). Satu korban terbaru ditemukan setelah petugas mengevakuasi gerbong yang anjlok dari lokasi, dekat Kota Adamuz, Andalusia.

Dua kereta cepat Spanyol bertabrakan pada Minggu (18/1/2026) malam setelah salah satunya, rute Malaga-Madrid, anjlok hingga masuk ke jalur di sebelahnya. Di saat bersamaan, meluncur kereta cepat lain, hingga menghantam gerbong yang anjlok.

Kereta yang melaju dari Malaga dioperasikan perusahaan swasta Iroyo, sementara satu kereta lainnya oleh operator pemerintah, Renfe.

Kereta Renfe anjlok akibat tabrakan dahsyat tersebut.

Menteri Perhubungan Spanyol Oscar Puente mengatakan kepada stasiun televisi RNE, lebih dari 120 orang luka. Sebanyak 39 di antaranya masih dirawat di rumah sakit, termasuk empat anak-anak.

Penyebab kecelakaan tersebut masih belum jelas.

“Semua yang terjadi hingga saat ini hanya spekulasi,” kata Puente, seraya menambahkan tim ahli sedang menyelidiki apakah rel retak menjadi penyebab kecelakaan atau akibat anjloknya kereta.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Profil Cape Verde, Negara Berpenduduk 550.000 Jiwa yang Bikin Repot Juara Piala Dunia 2010

57 tahun lalu

Prabowo Terbitkan Perpres Baru Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Ini Isi Lengkapnya

57 tahun lalu

Sambut Musim Haji 2026, Kereta Cepat Haramain Siapkan 2,2 Juta Kursi

57 tahun lalu

2 Kereta Anjlok di Dekat Stasiun Pasar Senen Jakarta, 6 Perjalanan KA Terlambat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal