SEOUL, iNews.id - Korea Utara (Korut) mengecam rencana Amerika Serikat (AS) yang akan mengirim tank ke Ukraina. Disebutkan, AS telah melewati gaaris merah demi memenangkan hegemoni melalui perang proksi.
Pernyataan itu disampaikan Kim Yo Jong, adik perempuan pemimpin Korut Kim Jong Un, Sabtu (28/1/2023), sebagaimana dilaporkan kantor berita KCNA. Dia menegaskan, Korut akan berada di parit yang sama bersama Rusia dalam melawan AS.
"Saya menyampaikan keprihatinan serius kepada AS yang meningkatkan situasi perang dengan mengirim perangkat keras militer kepada Ukraina untuk serangan darat," kata Kim Yo Jong, seperti dilaporkan kembali Reuters.
Beberapa waktu lalu AS berjanji akan mengirim 31 uni tank tempur Abrams M1 ke Ukraina. Pengumuman itu disampaikan setelah Jerman menjanjikan bantuan serupa kepada Ukraina dengan memasok tank Leopard 2.
Bantuan tank ini merupakan babak baru dukungan negara Barat terhadap Ukraina dalam perang melawan Rusia yang segera memasuki usia setahun. Sebelumnya sumbangan perangkat keras militer, apalagi tank, menjadi tabu bagi Barat.
Sementara itu Korut menegaskan tetap bersama Rusia dalam operasi militer khusus ke Ukraina yang dimulai pada 24 Februari. Bahkan negara itu disebut-sebut turut membantu persenjataan Rusia dalam perang, tuduhan yang dibantah Moskow.