Korea Utara Sebut AS Bodoh karena Gelar Pertemuan DK PBB demi Bahas Rudal Balistiknya

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump dan Kim Jong Un saat berjalan di perbatasan antara Korut dan Korsel, di zona demiliterisasi. (FOTO: AFP/File / Brendan Smialowski)

WASHINGTON, iNews.id - Kementerian luar negeri Korea Utara (Korut) mengkritik Amerika Serikat (AS) "bodoh" karena menggelar pertemuan Dewan Keamanan (DK) PBB. AS menggelar pertemuan itu guna membahas risiko 'provokasi' Korut, menyusul meningkatnya kekhawatiran soal roket jarak pendek yang ditembakkan dari negara terisolasi itu.

AS menggunakan pertemuan itu untuk memperingatkan konsekuensi bagi Korut jika menindaklanjuti program rudalnya. Merespons hal itu, Korut menyebut akan menyiapkan "hadiah Natal" yang tidak menyenangkan jika AS tidak segera menyatakan solusi baru terkait denuklirisasi.

"Dengan mengatur pertemuan itu, AS melakukan hal bodoh yang akan menjadi bumerang bagi mereka, dan dengan tegas membantu kami membuat keputusan yang pasti tentang cara memilih," kata juru bicara kementerian luar negeri Korut, dalam pernyataan yang dibawa oleh kantor berita resmi KCNA, Jumat (13/12/2019).

Trump tiga kali bertemu dengan pemimpin Kim Jong Un untuk membahas program nuklir Korut, namun negara itu tak kunjung mendapat kesepakatan komprehensif terkait keringanan sanksi.

"AS berbicara tentang dialog, kapan pun dia membuka mulutnya, tetapi terlalu wajar bahwa AS tidak memiliki apa pun untuk dihadirkan di hadapan kami meskipun dialog mungkin terbuka," ujar juru bicara itu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
4 menit lalu

Ngeri! Trump Buka Kemungkinan Serangan Darat ke Iran

Internasional
6 jam lalu

Iran Minta Maaf Serang Negara Tetangga, Trump: Mereka Kalah!

Buletin
2 hari lalu

Kim Jong Un Pamer Rudal dari Kapal Perang di Tengah Konflik AS-Israel vs Iran Memanas

Soccer
2 hari lalu

Lionel Messi ke Gedung Putih, Donald Trump: Putra Saya Penggemar Berat Anda!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal