Korea Utara Sindir AS soal Senjata Nuklir: Dia Gembongnya!

Anton Suhartono
Korea Utara memperingatkan Amerika Serikat agar tak melanggar kedaulatannya soal senjata nuklir (Foto: KCNA via Reuters)

SEOUL, iNews.id - Korea Utara (Korut) memperingatkan Amerika Serikat (AS) agar tidak melanggar kedaulatannya terkait program nuklir. Negara komunis itu juga tak akan menoleransi setiap kritikan AS soal nuklir, lantaran Negeri Paman Sam gudangnya proliferasi senjata pemusnah massal tersebut.

"Ini adalah puncak dari sibuknya menyalahkan, Amerika Serikat menuduh seseorang sebagai 'ancaman nuklir' padahal faktanya negara itu adalah gembong proliferasi nuklir," demikian pernyataan misi tetap Korut di PBB, dikutip, Kamis (4/8/2022).

Disebutkan Korut sudah menarik diri dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) sejak lama, sehingga tidak ada satu negara pun yang berhak melanggar haknya untuk membela diri.

"Kami tidak akan pernah menoleransi upaya apa pun oleh AS dan para pasukan budaknya untuk menuduh negara kami tanpa alasan serta melanggar hak kedaulatan dan kepentingan nasional kami," bunyi pernyataan yang dikeluarkan terkait pertemuan PBB untuk meninjau NPT itu.

Korut melakukan serangkaian uji coba rudal sepanjang tahun ini dengan intensitas yang belum pernah terjadi sebelumnya. Para pakar menilai, Korut sedang mempersiapkan uji coba nuklir ketujuh. Ini merupakan uji coba senjata nuklir pertama sejak 2017.

Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Antony Blinken mengatakan Korut terus memperluas program nuklir yang melanggar hukum. Dia juga menuduh Korut sedang mempersiapkan bom nuklir ketujuh.

Pekan lalu, pemimpin Korut Kim Jong Un mengatakan negaranya siap memobilisasi sistem pencegahan perang nuklirnya serta melawan militer AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
49 menit lalu

Iran Ditipu Fasilitas Energi Nuklirnya Diserang: AS-Israel Akan Bayar dengan Harga Mahal!

Buletin
17 jam lalu

Pesawat Militer AS Mobilisasi Pasukan Terjun Payung ke Timur Tengah, Sinyal Serangan Darat ke Iran Menguat

Internasional
20 jam lalu

Trump Tunda Lagi Serang Fasilitas Energi Iran: Mereka Minta 7, Saya Kasih 10 Hari

Internasional
21 jam lalu

AS Pertimbangkan Perlakukan Iran seperti Venezuela, Ambil Alih Pasokan Minyak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal