Korea Utara Tak Mempan Dihukum Sanksi soal Nuklir, Trump Harus Turun Tangan

Anton Suhartono
Korea Utara memiliki cadangan uranium cukup untuk membuat ratusan bom nuklir (Foto: KCNA)

SEOUL, iNews.id - Korea Utara (Korut) kembali menimbulkan kekhawatiran global setelah laporan intelijen mengungkap negara itu memiliki cadangan uranium yang sangat besar, cukup untuk memproduksi ratusan bom nuklir. Meski dihantam sanksi internasional selama bertahun-tahun, ambisi nuklir Pyongyang terbukti tidak surut, bahkan justru semakin menguat.

Menteri Unifikasi Korea Selatan (Korsel), Chung Dong Young, menyebut cadangan uranium Korut yang telah diperkaya hingga kemurnian lebih dari 90 persen 2.000 kg. Jumlah itu bisa menjadi bahan baku bagi pembuatan senjata nuklir dalam skala besar.

“Bahkan saat ini, sentrifus uranium Korea Utara masih beroperasi di empat lokasi berbeda,” ungkap Chung, seperti dikutip dari Reuters.

Dia menjelaskan, hanya 5 sampai 6 kg plutonium cukup untuk membuat satu bom nuklir. Dengan stok uranium setinggi itu, Pyongyang diperkirakan mampu menghasilkan ratusan hulu ledak nuklir, menjadikannya salah satu ancaman paling serius bagi stabilitas global.

Namun, Chung menilai sanksi internasional sudah tidak efektif. Menurut dia, satu-satunya solusi untuk menghentikan pengembangan nuklir Korut adalah keterlibatan langsung Amerika Serikat (AS).

“Masalah ini mendesak. Sanksi tidak akan mempan. Amerika Serikat, khususnya Presiden Donald Trump, harus turun tangan membuka kembali jalur negosiasi dengan Kim Jong Un,” tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Begini Wujud Autopen, Alat Peniru Tanda Tangan yang Dipermasalahkan Trump kepada Joe Biden

Internasional
1 hari lalu

Mengenal Autopen, Alat Pembuat Tanda Tangan yang Jadi Senjata Trump Serang Joe Biden

Internasional
1 hari lalu

Cabut Instruksi Presiden Era Joe Biden, Trump Sebut AS Dikendalikan Kelompok Kiri

Internasional
1 hari lalu

Wah, Trump Batalkan Seluruh Instruksi Presiden Era Joe Biden yang Diteken Pakai Autopen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal