Korsel Jual Senjata Howitzer ke Mesir, Nilainya Hampir Rp23 Triliun

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi menerima kunjungan Presiden Korea Selatan, Moon Jae In, di Istana Kepresidenan Mesir di Kairo, 20 Januari lalu. (Foto: Reuters)

Pekan lalu, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengumumkan penjualan senjata senilai 2,5 miliar AS ke Mesir. Kesepakatan itu termasuk 12 pesawat angkut Super Hercules C-130 dan peralatan terkait senilai 2,2 miliar dolar AS dan sistem radar pertahanan udara senilai sekitar 355 juta dolar AS.

Mesir adalah salah satu importir senjata terkemuka dunia. Negeri piramida itu dalam beberapa tahun terakhir telah meningkatkan kapasitas militernya, termasuk melakukan kesepakatan senjata besar-besaran dengan negara-negara Barat dan Rusia. 

Mesir juga membangun pangkalan militer baru dan memperluas kekuatan angkatan laut dan udaranya untuk membantu mengamankan gurun pasir dan perbatasan laut yang luas di negara itu, terutama setelah penemuan simpanan gas yang signifikan di perairan Mediterania.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

57 tahun lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

57 tahun lalu

Momen Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina Setelah Menang atas Australia di Piala Dunia

57 tahun lalu

Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal