Korut Balas Dendam, Intelijen Korsel Peringatkan Ancaman terhadap Warganya di Luar Negeri

Anton Suhartono
Badan intelijen Korsel NIS memperingatkan potensi serangan teroris terhadap warganya di luar negeri (Foto: Reuters)

Korut menganggap pembelotan sebagai kejahatan serius sehingga akan memberikan hukuman berat kepada pelaku, anggota keluarga, serta pihak lain yang terlibat dalam memfasilitasinya.

Disebutkan, pejabat Korut mungkin mengirim laporan palsu yang menyalahkan faktor eksternal, terutama dari Korsel, atas pembelotan tersebut guna menghindari hukuman. Oleh karena itu pemerintah Korut ingin membalasnya dengan menyerang staf kedubes Korsel.

Kemlu Korsel pada Kamis (2/5/2024) telah menaikkan status peringatan anti-terorisme untuk lima misi diplomatiknya, yakni di Kamboja, Laos, dan Vietnam, serta konsulat jenderal di Kota Vladivostok, Rusia, serta Shenyang, China.

Korut dan Korsel sama-sama memiliki perwakilah misi diplomatik di kelima lokasi tersebut.

Korut memiliki hubungan diplomatik dengan 150 negara lebih. Namun jumlah misi dijalankan dari luar negeri, menyusut sejak 1990-an terkait kendala keuangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

AS Dilaporkan Akan Tutup Konsulat Jenderal di Medan

4 hari lalu

Cerita Prabowo Siap Kunjungi Korut usai Diminta Presiden Korsel

6 hari lalu

Pengembangan Jet Tempur KF-21 Kerja Sama Korsel-Indonesia Selesai, Segera Dioperasikan

6 hari lalu

Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal