Korut Dihantam Wabah Covid, Korsel Ingin Tawarkan Bantuan

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Korsel, Yoon Suk Yeol, telah menawarkan untuk memasok Korea Utara dengan vaksin dan peralatan medis Covid-19. (Foto: Reuters)

Pyongyang mengumumkan gelombang pertama kasus Covid-19 di Korut pada Kamis (12/5/2022) lalu. Sampai Sabtu (14/5/2022) kemarin, kejadian infeksi virus corona di negara itu sudah lebih dari 820.000 kasus. Sebanyak di antaranya 496.000 telah sembuh dan total 42 meninggal dunia.

Kantor berita KCNA melaporkan, Korea Utara telah memberlakukan “sistem antiepidemi darurat tingkat tertinggi” atas arahan pemimpin negara itu, Kim Jong Un. Penguncian wilayah alias lockdowntelah diberlakukan di semua kabupaten kota untuk menghentikan penyebaran virus serta membasmi sumber infeksi dalam waktu secepat mungkin.

Pada Kamis lalu, Kim Jong Un mengadakan pertemuan dengan pejabat senior pemerintah untuk membahas langkah-langkah tanggapan wabah, setelah kasus pertama omicron tercatat di Pyongyang pada 8 Mei. Kim juga memerintahkan lockdown nasional yang ketat, di samping penerapan sistem pencegahan epidemi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 hari lalu

Angela Tanoesoedibjo dan Valencia Tanoesoedibjo Sambut Hangat Kim Soo Hyun di Mahakarya RCTI 37

5 hari lalu

Trump: Jika AS Dipimpin Presiden Cerdas, Kim Jong Un Akan Berlaku Baik

5 hari lalu

Trump Bakal Bertemu Kim Jong Un Tahun Ini

7 hari lalu

Trump Klaim Punya Hubungan Baik dengan Kim Jong Un

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal