Korut Luncurkan Kapal Selam Serang Nuklir Taktis Baru, untuk Hadapi AS?

Ahmad Islamy Jamil
Korea Utara meluncurkan kapal selam serang nuklir taktis baru pada Rabu (6/9/2023). (Foto: KCNA via Reuters)

PYONGYANG, iNews.idKorea Utara pada pekan ini meluncurkan kapal selam serang nuklir taktis baru. Kendaraan tempur itu dikatakan mampu meluncurkan serangan nuklir bawah air.

Kantor berita Korea Selatan, Yonhap, dengan mengutip kantor berita Korut, KCNA, melaporkan bahwa upacara peluncuran kapal selam tersebut diadakan pada Rabu (6/9/2023) lalu. Peresmiannya dihadiri langsung oleh Pemimpin Korut, Kim Jong Un.

Menurut laporan KCNA, peluncuran kapal selam tersebut menjadi langkah awal dari babak baru dalam memperkuat kekuatan Angkatan Laut Korea Utara. “Ini juga mempertegas komitmen teguh Partai Buruh Korea dan Pemerintah Korut untuk lebih memperkuat pencegahan nuklir negara, baik secara kualitas maupun kuantitas, dan dengan pesat demi perdamaian serta keamanan regional dan global,” bunyi laporan itu.

Pada akhir Agustus lalu, KCNA dengan mengutip Markas Besar Tentara Rakyat Korea mengatakan bahwa Pyongyang telah melakukan latihan serangan nuklir taktis yang menyimulasikan serangan nuklir di wilayah Korea Selatan. Latihan tersebut diadakan Korut sebagai tanggapan terhadap latihan militer AS-Korea Selatan di kawasan.

Dalam latihan tersebut, Korut meluncurkan dua rudal jelajah strategis jarak jauh dengan muatan simulasi hulu ledak nuklir. Rudal itu terbang sepanjang lintasan berbentuk 8 sepanjang 1.500 kilometer, masing-masing dalam 7.672 dan 7.681 detik sebelum meledak pada ketinggian 150 meter di atas “pulau sasaran”.

Sebelumnya, Korut sudah beberapa kali mengingatkan bahwa Semenanjung Korea saat ini berada di ambang perang nuklir. Situasi tersebut, menurut Pyongyang, muncul lantaran Amerika Serikat selalu melakukan provokasi di kawasan dengan menggelar berbagai latihan perang bersama Korsel dan Jepang.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
9 hari lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

13 hari lalu

Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS

16 hari lalu

Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!

17 hari lalu

Prabowo: Kalau Ada Perang Nuklir, Indonesia Kena Dampaknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal