Kota di China Ini Larang Warganya Konsumsi Anjing dan Kucing akibat Wabah Corona

Anton Suhartono
Pemerintah Kota Shenzhen melarang warganya memakan anjing dan kucing (Foto: AFP)

SHENZHEN, iNews.id - Para ahli menyebut bahwa virus corona dibawa dari hewan seperti kelelawar dan trenggiling. Namun tak menutup kemungkinan ada pula hewan lain yang menjadi sumber virus mematikan bagi manusia.

Oleh karena itu, kota di China, Shenzhen, melarang warganya mengonsumsi  hewan anjing dan kucing. Langkah ini juga untuk mendukung kampanye yang digulirkan pemerintah pusat yakni menghentikan perdagangan dan konsumsi satwa liar terkait wabah Covid-19.

Kasus virus corona diyakini bermula dari pasar seafood dan satwa liar di Kota Wuhan dan hingga kini sudah mejangkiti 935.000 lebih orang di seluruh dunia, sebanyak 47.000 di antaranya meninggal.

Pihak berwenang Shenzhen menyatakan larangan mengonsumsi anjing dan kucing mulai berlaku pada 1 Mei 2020.

"Anjing dan kucing sebagai hewan peliharaan telah menjalin hubungan jauh lebih dekat dengan manusia daripada satwa lain, dan melarang konsumsi anjing dan kucing serta hewan peliharaan lain adalah praktik umum di negara-negara maju dan di Hong Kong serta Taiwan," kata pemerintah kota, dalam pernyataan, dikutip dari Reuters,  Kamis (2/4/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Health
5 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Internasional
7 hari lalu

China Bantah Kirim Senjata ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel

Internasional
11 hari lalu

Bos Perusahaan Bagikan Bonus Rp400 Miliar, Bantu Karyawan Bayar Cicilan

Internasional
12 hari lalu

Membelot, Mantan Pilot Jet Tempur F-35 AS Ditangkap karena Latih Pilot Militer China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal