Kota New York Larang Diskriminasi Rambut untuk Memerangi Rasisme

Nathania Riris Michico
Panduan Komisi HAM Kota New York menyebutkan warga kulit hitam didiskriminasi berdasarkan gaya rambut mereka dengan alasan profesionalisme. (foto: GETTY IMAGES)

"Anda harus menjadi polisi untuk diri sendiri," timpal Gordon.

"Tatkala saya menjalani wawancara kerja di firma hukum, saya tahu sudah banyak skeptisisme tentang keberadaan saya sebagai perempuan berkulit hitam dan bergaya rambut gimbal dianggap tidak 'profesional'," paparnya.

Namun, hal itu ternyata tidak hanya terjadi di AS. Seorang gadis berusia 23 tahun dari Inggris mengatakan sekolahnya yang mayoritas berkulit putih melarang gaya rambut "ekstrem".

"Saya tidak yakin apa artinya itu, tetapi itu artinya cornrows. Mereka mengatakan mereka (yang berambut cornrows) berafiliasi dengan geng," katanya.

Gaya rambut Afro juga dilarang, dan disebut "mengganggu".

"Saya mengendurkan rambut saya ketika saya berumur 13, karena ketika rambut saya lurus mereka tidak keberatan," tambahnya.

Malalis pun menekankan pentingnya pedoman ini di sekolah.

"Sangat penting bagi orang muda untuk diri mereka sendiri dan untuk dihargai untuk siapa mereka," katanya.

Perusahaan ata lembaga yang didapati melanggar panduan tersebut terancam dikenai denda hingga 250.000 dolar AS atau Rp3,5 miliar.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Soccer
8 hari lalu

Real Madrid Bikin Penggemar China Murka Kembali Tersandung Kontroversi Rasial, Kirim Permintaan Maaf ke China

Soccer
14 hari lalu

Gianluca Prestianni Bantah Tuduhan Rasis ke Vinicius Junior, Benfica Rilis Bukti Video

Soccer
14 hari lalu

Jose Mourinho Serang Balik Vinicius Junior: Benfica Bukan Klub Rasis!

Soccer
14 hari lalu

Vinicius Junior Protes Dugaan Rasisme, Duel Benfica vs Real Madrid Terhenti 10 Menit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal