Kremlin: AS Tak Pernah Nyerah Mata-matai Rusia

Anton Suhartono
Dmitry Peskov menyebut AS tak pernah menyerah dalam memata-matai Rusia (Foto: Reuters)

AS menangkap seorang personel Garda Nasional Angkatan Udara (AU), Jack Douglas Teixeira (21). Dia diseret ke pengadilan atas tuduhan membocorkan dokumen Pentagon ke publik. Teixeira dihadapkan ke hadapan hakim federal di Boston pada Jumat pekan lalu. 

Para pejabat AS masih mempelajari dampak kerusakan dari oleh kebocoran tersebut. Di antara dokumen yang bocor berisi informasi sangat penting mengenai militer Ukraina serta informasi seputar sekutu AS, termasuk Israel, Korea Selatan, dan Turki. 

Dokumen-dokumen rahasia itu dibocorkan ke berbagai platform media sosial maupun aplikasi berbagi pesan singkat pada Maret dan mungkin sebelumnya. Namun dokumen itu baru heboh sepekan terakhir setelah sampai diangkat surat kabar The New York Times. 

Kasus yang melibatkan Teixeira tersebut diyakini sebagai kejahatan terhadap keamanan nasional AS paling serius sejak WikiLeaks pada 2020. Saat itu lebih dari 700.000 dokumen, video, dan kabel diplomatik dipublikasikan di situs WikiLeaks. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Trump Bakal Ubah Nama Negara Bagian New Mexico Jadi New America

9 jam lalu

Kedubes AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah, Perang Saudi-Houthi Bakal Meluas Cepat

12 jam lalu

Perang Arab Saudi-Houthi Memanas, Kedubes AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah Waspada

23 jam lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Beri Keringanan Sanksi Energi Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal