Kremlin: Rusia Pantau Program Militer Luar Angkasa AS

Anton Suhartono
Lembaga khusus Rusia memantau program militer luar angkasa Amerika Serikat (Foto: Reuters)

Wakil Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Ryabkov juga membantah tuduhan itu. Dia menegaskan pernyataan Pentagon yang menuduh bahwa Rusia meluncurkan satelit yang membawa senjata adalah informasi salah.

“Saya rasa kita tidak perlu menanggapi misinformasi apa pun dari Washington. Program luar angkasa Rusia berkembang sesuai rencana, peluncuran pesawat luar angkasa untuk berbagai tujuan, termasuk (membawa) perangkat yang bisa memecahkan masalah penguatan kemampuan pertahanan. Kami secara konsisten menentang penempatan senjata serang di orbit rendah Bumi,” kata Ryabkov.

Perjanjian Luar Angkasa 1967 melarang negara-negara yang ikut menandatanganinya, termasuk Rusia dan AS, untuk menempatkan objek apa pun yang membawa senjata nuklir atau senjata pemusnah massal lainnya di orbit sekitar Bumi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

Internasional
14 jam lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

Internasional
1 hari lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Internasional
1 hari lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

Internasional
1 hari lalu

Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal