Kremlin: Rusia Pantau Program Militer Luar Angkasa AS

Anton Suhartono
Lembaga khusus Rusia memantau program militer luar angkasa Amerika Serikat (Foto: Reuters)

Wakil Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Ryabkov juga membantah tuduhan itu. Dia menegaskan pernyataan Pentagon yang menuduh bahwa Rusia meluncurkan satelit yang membawa senjata adalah informasi salah.

“Saya rasa kita tidak perlu menanggapi misinformasi apa pun dari Washington. Program luar angkasa Rusia berkembang sesuai rencana, peluncuran pesawat luar angkasa untuk berbagai tujuan, termasuk (membawa) perangkat yang bisa memecahkan masalah penguatan kemampuan pertahanan. Kami secara konsisten menentang penempatan senjata serang di orbit rendah Bumi,” kata Ryabkov.

Perjanjian Luar Angkasa 1967 melarang negara-negara yang ikut menandatanganinya, termasuk Rusia dan AS, untuk menempatkan objek apa pun yang membawa senjata nuklir atau senjata pemusnah massal lainnya di orbit sekitar Bumi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Gempur Ukraina Pakai Rudal Oreshnik, Rusia: Peringatan untuk NATO

Nasional
8 jam lalu

Megawati Kecam Serangan AS ke Venezuela: Neokolonialisme dan Imperialisme Modern!

Internasional
1 hari lalu

Trump Siap Beli Greenland, Iming-imingi Rp1,6 Miliar ke Tiap Warga agar Mau Gabung AS

Internasional
1 hari lalu

Cerita Presiden Kolombia Petro Ditelepon Trump lalu Diancam Akan Diserang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal