Kremlin Tak Pasok Senjata ke Tentara Wagner, Prigozhin: Posisi Rusia di Bakhmut Bisa Runtuh

Umaya Khusniah
Kepala Wagner, Yevgeny Prigozhin mengatakan garis depan Rusia di dekat Bakhmut bisa runtuh jika pasukannya tidak menerima amunisi yang dijanjikan Moskow. (Foto: RIA Novosti)

KIEV, iNews.id - Kepala Wagner, Yevgeny Prigozhin mengatakan garis depan Rusia di dekat Bakhmut bisa runtuh jika pasukannya tidak menerima amunisi yang dijanjikan Moskow pada Februari. Ini seperti kembali menunjukkan ketegangan baru antara Kremlin dan Wagner.

“Untuk saat ini, kami mencoba mencari tahu alasannya: apakah ini hanya birokrasi biasa atau pengkhianatan,” kata Prigozhin, mengacu pada tidak adanya amunisi, dalam layanan pers saluran Telegramnya, Minggu (5/3/2023).

Kepala tentara bayaran secara teratur mengkritik kepala pertahanan dan jenderal tinggi Rusia. Bulan lalu, dia menuduh Menteri Pertahanan Sergei Shoigu dan yang lainnya melakukan 'pengkhianatan' karena menahan pasokan amunisi untuk anak buahnya.

Dalam video berdurasi hampir empat menit yang diterbitkan di saluran Telegram Wagner, Orchestra pada Sabtu (4/3/2023), Prigozhin mengatakan, pasukannya khawatir pemerintah ingin menjadikan mereka sebagai kambing hitam jika Rusia kalah perang.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Rusia Heran Negara-Negara Arab Kutuk Iran, tapi Abaikan Serangan AS-Israel

Internasional
1 hari lalu

Perang Timur Tengah Semakin Meluas, Rusia Usulkan Moratorium Serangan

Internasional
2 hari lalu

Rusia: Iran Punya Hak Tentukan Nasib Sendiri tapi Diganggu AS-Israel

Internasional
10 hari lalu

Zelensky Tegaskan Tak Akan Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia demi Gencatan Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal