KSAD Thailand: Kebencian pada Bangsa Sendiri Lebih Mengancam daripada Covid-19

Ahmad Islamy Jamil
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Thailand, Apirat Kongsompong. (Foto: AFP)

Raja Maha Vajiralongkorn yang superkaya saat ini duduk di puncak kekuasaan Thailand. Dia dilindungi dari berbagai bentuk kritik terbuka karena bernaung di bawah Pasal Pencemaran Nama Baik Kerajaan yang keras.

Sementara, Perdana Menteri Prayut Chan O Cha—yang memimpin kudeta terakhir pada 2014—dipandang sebagai produk warisan militer dalam politik. Sebagian besar kabinetnya pun dipenuhi oleh para jenderal dan elite penguasa kerajaan.

Pemerintahan Prayut kini menghadapi kritik lantaran menangani pandemi virus corona (Covid-19). Kebijakan yang diambilnya dianggap jadi penyebab merosotnya ekonomi Thailand dan jutaan orang menganggur.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 hari lalu

Momen Akrab Prabowo Antar Langsung Kepulangan PM Thailand Anutin di Lanud Halim Perdanakusuma

3 hari lalu

Prabowo Terima Baret Merah Pasukan Khusus Thailand, Pertama bagi Kepala Negara Asing

4 hari lalu

Prabowo Targetkan Perdagangan RI-Thailand Tembus 20 Miliar Dolar AS pada 2030

4 hari lalu

Prabowo Puji Thailand Bantu Pulangkan Hampir 1.000 WNI Korban Online Scam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal