KSAD Thailand: Kebencian pada Bangsa Sendiri Lebih Mengancam daripada Covid-19

Ahmad Islamy Jamil
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Thailand, Apirat Kongsompong. (Foto: AFP)

Raja Maha Vajiralongkorn yang superkaya saat ini duduk di puncak kekuasaan Thailand. Dia dilindungi dari berbagai bentuk kritik terbuka karena bernaung di bawah Pasal Pencemaran Nama Baik Kerajaan yang keras.

Sementara, Perdana Menteri Prayut Chan O Cha—yang memimpin kudeta terakhir pada 2014—dipandang sebagai produk warisan militer dalam politik. Sebagian besar kabinetnya pun dipenuhi oleh para jenderal dan elite penguasa kerajaan.

Pemerintahan Prayut kini menghadapi kritik lantaran menangani pandemi virus corona (Covid-19). Kebijakan yang diambilnya dianggap jadi penyebab merosotnya ekonomi Thailand dan jutaan orang menganggur.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
All Sport
2 hari lalu

Thailand Open 2026 Milik Leo/Daniel, Tim Pelatih Sebut Mental Juara Jadi Pembeda

Internasional
8 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Nasional
8 hari lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Internasional
12 hari lalu

Heboh Wabah Hantavirus, Trump: Semua Terkendali!

Health
13 hari lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal