Kudeta Myanmar, Aplikasi Pesan Singkat Offline Ini Diunduh 600.000 Kali dalam Beberapa Jam

Anton Suhartono
Aplikasi pesan singkat offline Bridgefy populer di Myanmar saat kudeta militer (Foto: Reuters)

SINGAPURA, iNews.id - Aplikasi pesan singkat offline Bridgefy diunduh lebih dari 600.000 kali di Myanmar hanya dalam beberapa jam saat kudeta militer, Senin (1/2/2021).

Koneksi internet sempat putus di Ibu Kota Naypyitaw, Yangon, serta beberapa wilayah lain, pada Senin setelah pemimpin sipil Aung San Suu Kyi serta para pejabat dan pimpinan partai berkuasa, NLD, ditangkap.

Perusahaan startup yang berbasis di Meksiko itu menyatakan dalam cuitan, mereka berharap warga Myanmar bisa memanfaatkan aplikasi yang berguna selama melewati masa-masa sulit.

Bridgefy juga sempat populer di Hong Kong pada 2020 saat unjuk rasa pro-demokrasi marak, di mana pemerintahan mengontrol ketat lalu lintas komunikasi di aplikasi pesan singkat maupun media sosial kenamaan.

Dalam posting-an di media sosial, seorang aktivis Myanmar mengajak warga untuk menggunakan Bridgefy sebagai solusi jika internet kembali diputus.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
20 jam lalu

2 WNI Disandera di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

2 hari lalu

Viral 2 WNI Diduga Disekap hingga Diperas Rp220 Juta di Myanmar, Polri Turun Tangan

4 hari lalu

500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam

6 hari lalu

Pelajar Pembawa Bom di MAN 3 Padang Merakit Sendiri di Rumah Tanpa Sepengetahuan Ortu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal