Kunjungi Yerusalem, Presiden Prancis Macron Akan Temui Netanyahu dan Mahmoud Abbas

Anton Suhartono
Emmanuel Macron (Foto: AFP)

"Kami selangkah lagi di sini dari Bukit Bait Suci dan Tembok Ratapan, inti dari konflik antara warga Israel dan Palestina, begitu simboliknya kami," kata dia, melanjutkan.

Diplomat itu juga menegaskan bahwa Prancis ingin mengobati kekecewaan Israel. Para pejabat Israel kecewa Macron belum pernah berkunjung sejak dilantik.

Presiden Jacques Chirac sempat mengunjungi Kota Lama Yerusalem pada 1996. Namun saat itu dia dibuat marah oleh personel keamanan Israel yang mendesaknya untuk segera pindah. Chirac saat itu mengatakan kepada seorang petugas bahwa pengawalannya adalah bentuk provokasi dan mengancam akan kembali ke pesawat. Dia menolak masuk Gereja St Anne sampai petugas keamanan Israel meninggalkan tempat itu.

Sementara itu terkait konflik Israel-Palestina, Macron menegaskan berupaya menjadi penengah. Pekan lalu dia mengatakan tak akan mendikte kedua pihak.

"Saya tidak akan mengatakan, 'Ini adalah rencana perdamaian' karena itu hanya akan gagal. Saya akan berbicara dengan para pelaku, melihat bagaimana kondisinya. Prancis selalu punya peran untuk dimainkan dan saya berpikir kami tidak akan absen dari perdebatan kawasan ini," katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pria asal Israel yang Tinggal di Bali Dideportasi, Kelola Agen Perjalanan The Bali Dream

2 hari lalu

Lembaga HAM Israel: Pemukim Yahudi Lakukan Pembersihan Etnis Terang-terangan di Tepi Barat

3 hari lalu

5.000 Pasien Kanker Gaza Terjebak, Menunggu Pengobatan di Tengah Ancaman Kematian

3 hari lalu

Menolak Mati, Hamas Umumkan Ikut Pemilu Palestina November 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal