Lagi, Aung San Suu Kyi Divonis 4 Tahun Penjara 

Umaya Khusniah
Aung San Suu Kyi divonis empat tahun lagi. (Foto: Reuters)

NAYPYDAW, iNews.id - Aung San Suu Kyidivonis empat tahun lagi pada Senin (10/1/2022). Vonis ini dijatuhkan atas tuduhan memiliki walkie-talkie yang diimpor ilegal dan melanggar pembatasan kesehatan masyarakat Covid-19. 

Dikutip dari Myanmar Now, ini merupakan vonis kedua yang dijatuhkan kepada pemimpin sipil Myanmar yang digulingkan militer tersebut. Sebelumnya, Desember lalu, dia dijatuhi hukuman empat tahun penjara karena melanggar pembatasan kesehatan terkait pandemi. Hukumannya kemudian dikurangi menjadi dua tahun.

Kali ini, peraih Nobel itu divonis dua tahun karena melanggar Undang-Undang Ekspor-Impor. Selain itu satu tahun karena melanggar Undang-Undang Komunikasi. Sementara satu tahun lagi karena "pelanggaran pembatasan kesehatan masyarakat Covid-19 selama periode kampanye pemilu 2020.

Ada tujuh kasus lagi yang diajukan terhadap pemimpin yang digulingkan itu.

Militer Myanmar, yang dikenal secara lokal sebagai Tatmadaw, melancarkan kudeta militer pada Februari 2021. Mereka lantas memenjarakan para pemimpin terkemuka dari partai yang berkuasa.

Menurut Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik yang berbasis di Myanmar, sekitar 1.447 orang tewas dan hampir 8.500 demonstran ditangkap dalam penumpasan brutal militer terhadap peserta protes dan pemberontakan terhadap kekuasaan mereka.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

24 hari lalu

Temukan Pelanggaran Karhutla, Menko Polkam: Sengaja atau Lalai Tetap Diproses Hukum

31 hari lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

1 bulan lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal