Lagi, Ribuan Warga Protes Banjir dan Banyaknya Kapal Pesiar di Venesia

Nathania Riris Michico
Menantang hujan deras, antara 2.000 hingga 3.000 orang di Venesia menjawab seruan kelompok lingkungan dan kelompok yang menentang kapal pesiar. (FOTO: AFP Photo / Miguel MEDINA)

Protes itu juga menyusul banjir yang belum pernah terjadi sebelumnya awal bulan ini yang menghancurkan Venesia. Banjir itu menenggelamkan rumah, bisnis, dan kekayaan budaya.

"Warga Venesia baru saja mengalami luka yang dalam. Banjir itu membuat kota ini bertekuk lutut dan terlihat kerapuhannya yang ekstrem kepada dunia," kata aktivis Enrico Palazzi, kepada AFP.

Venesia kembali dilanda "acqua alta" (gelombang air tinggi) pada Minggu (24/11/2019), dengan tingkat mencapai 130 sentimeter (lebih dari empat kaki).

Venesia, yang merupakan kota Warisan Dunia UNESCO, merupakan rumah bagi sekitar 50.000 orang, sementara sekitar 36 juta orang mengunjunginya setiap tahun.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
14 hari lalu

Italia Larang Penggunaan Cadar bagi Muslimah di Sekolah, Batasi Pelajar Asing

18 hari lalu

KSAL: Kapal Induk Pertama Indonesia Berganti Nama Jadi KRI Sriwijaya pada 24 September

18 hari lalu

Breaking News: Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Bersandar di Jakarta, Disambut Lagu Si Jali-Jali

19 hari lalu

Penampakan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Tiba di Indonesia, Bersandar di Jakarta Besok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal