Lagi Tren, Perempuan Lajang China Incar Sperma Donor dari Pria Asing

Anton Suhartono
Perempuan lajang di CHina membeli sperma donor asing untuk punya anak (Ilustrasi, Foto: AFP)

"Ada banyak perempuan yang tidak mau menikah, jadi tidak melalui proses biologis mendasar. Tapi saya merasa jalan lain telah terbuka," kata Xiaogunzhu, kepada AFP.

Bayinya kini sudah berusia 9 bulan dan diberi nama Oscar, seperti tokoh dalam komik revolusi Prancis dan mengacu pada asal daerah sang pendonor sperma.

Tingkat perkawinan di China menurun selama 5 tahun terakhir. Data resmi mengungkap, pada 2018, hanya 7,2 dari 1.000 warga China yang menikah.

Ada beberapa faktor yang membuat perempuan berpendidikan China enggan punya suami. Mereka menghadapi 'diskriminasi' ketika mencari pasangan.

Menurut sosiolog, para pria enggan menikah dengan perempuan China yang lebih pintar atau punya status sosial dan pendidikan lebih tinggi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

2 hari lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

2 hari lalu

Virus Baru ALTNV Mematikan? Ini Jawabannya!

3 hari lalu

Debat di DK PBB! China-Rusia Bela Iran, Tolak Pemberlakuan Kembali Sanksi Internasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal