Laporan Kongres AS Sebut Kemungkinan Terjadi Genosida Muslim Uighur di Xinjiang 

Anton Suhartono
Laporan komisi Kongres AS sebut ada kemungkinan genosida terhadap muslim Uighur oleh China (Foto: Reuters)

Semasa pemerintahan Donald Trump, hubungan AS dan China jatuh ke level terendah terkait isu HAM, pandemi virus corona, perdagangan, dan spionase.

Para ahli mengatakan, keputusan AS menyebut terjadi genosida terhadap muslim Uighur akan sangat memalukan bagi China selaku anggota tetap Dewan Keamanan PBB.

China telah lama dikecam terkait pendirian kamp untuk menampung jutaan muslim Xinjiang dengan dalih pendidikan serta membasmi ekstremisme.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut, setidaknya 1 juta etnis Uighur dan lainnya ditahan di kamp-kamp Xinjiang. Para pemimpin agama, aktivis HAM, dan lainnya juga menyebut telah terjadi genisda di Xinjiang.

Sementara itu China berkali-kali menyangkal tuduhan itu. Mengomentari laporan Kongres, Kedutaan Besar China di Washington mengatakan CECC terobsesi membuat bebagai kebohongan untuk menjelekkan negaranya.

"Apa yang disebut 'genosida' adalah rumor yang sengaja dimulai oleh beberapa kelompok anti-China dan lelucon untuk mendiskreditkan China," kata seorang juru bicara kedubes.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk

Nasional
6 hari lalu

Ikrar Nusa Bhakti Sebut AS Justru Ingin Akhiri Perang, Bongkar Andil China untuk Iran

Internasional
13 hari lalu

China Bantah Kirim Senjata ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel

Internasional
18 hari lalu

Bos Perusahaan Bagikan Bonus Rp400 Miliar, Bantu Karyawan Bayar Cicilan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal