Laporan Pemerkosaan Muslimah Uighur di Kamp Xinjiang Bikin Inggris dan China Makin Tegang

Djairan
Ketegangan China dan Inggris semakin meningkat terkait laporan soal pemerkosaan muslimah Uighur di kamp XInjiang (Foto: AFP)

Selain soal pemerkosaan muslimah Uighur, Kemlu China juga menuding BBC membuat berita palsu soal Covid-19. Kemlu mendesak BBC meminta maaf karena memolitisasi pandemi dengan menyebut China menutup-nutupi Covid-19 sejak awal.

Media pemerintah China meningkatkan serangan terhadap media Inggris dalam beberapa pekan terakhir, di tengah sengketa diplomatik antara kedua negara yang semakin meningkat. Begitupun dengan Inggris.

Pada Kamis (4/2/2021) regulator komunikasi Inggris, Ofcom, mencabut izin siaran stasiun televisi pemerintah China, CGTN. Ofcom menuding stasiun televisi tersebut dikendalikan penuh oleh Partai Komunis China.

Juru Bicara Kemlu China Wang Wenbin mengecam keputusan Ofcom, dengan menyebut tindakan tersebut bernuansa politis. Dia memperingatkan Ofcom, China bisa saja menempuh langkah serius.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Trump Paksa China Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz, Tunda Pertemuan dengan Xi Jinping

Internasional
4 hari lalu

Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk

Nasional
6 hari lalu

Ikrar Nusa Bhakti Sebut AS Justru Ingin Akhiri Perang, Bongkar Andil China untuk Iran

Internasional
12 hari lalu

Telanjur Menuduh, Inggris Akhirnya Akui Drone Hantam Pangkalan di Siprus Bukan dari Iran

Internasional
14 hari lalu

Trump Murka Inggris Tolak Ikut Serang Iran: Saya Tak Menyangka! 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal